Friday, May 20, 2016

Konsultasi Syariah : Jual Beli Murabahah - Ustadz Ammi Nur Baits

Mengenal Pembatal Keislaman


PKI MULAI DIFASILITASI & ISLAM TERUS DIDISKREDITKAN

PKI MULAI DIFASILITASI & ISLAM TERUS DIDISKREDITKAN
.
.
Simbul simbul PKI mulai betebaran, namun demikian seribu satu alasan terus diselimutkan, ada kata:
■tidak sengaja,
■kenakalan anak muda,
■ada lagi belum ditemukan niat jahat,
■ada pula warning jangan ceroboh menuduh PKI dan masih banyak lagi alasan......
.
Intinya
➡ manusia manusia bayaran itu seakan berkata : welcome PKI.
.
Namun,
sebaliknya satu saja simbul islam atau ada yang berani berbisik hukum islam, negri islam, wis taaa percaya : terorisme, fundamental, dan seribu meriam langsung meledak.
.
.
Saudaraku!
➡ Sadarilah bahwa hanya dengan mengenal akidah islam yang benar paham keji dan sesat semisal komunis bisa ditangkal dan dikikis.
.
Ndak usah menanti uluran tangan makhluk-makhluk bayaran dan media sewaan, namun :
▬ ketuklah pintu Allah Ta'ala
▬ dengan cara menegakkan akidah islam, menebarkannya dan terus memohon pertolongan hanya kepada Allah.
.
Jangan teralihkan oleh :
isu isu murahan, palu arit, atau pemerkosaan, atau korupsi, atau gunjang ganjing politik dll.
.
Fokus! fokuslah berdakwah, ajarkan Islam, agar masyarakat paham bahwa komunisme dan yang serupa tuh sesat dan bodoh.
.
- Ust. Dr Muhammad Arifin Badri
https://www.facebook.com/DrMuhammadArifinBadri/posts/1007641229317050

Thursday, May 19, 2016

Infak/Shodaqoh Pengembangan Gedung Pendidikan Yayasan Baiturrahman


Upaya Meneladani Ramadhan Nabi


Monday, May 16, 2016

SURAT AR-RAHMAN ( Maka Nikmat Tuhan-mu yg manakah yang 'Kamu Dustakan' )

#Renungan

SURAT AR-RAHMAN

Di dalam Surat Ar-Rahman ada pengulangan satu ayat yg berbunyi :

فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

"Fabiayyi aala 'i rabbi-kumaa tukadzdzibaan" Artinya :
"Maka Nikmat Tuhan-mu yg manakah yang 'Kamu Dustakan'?"

Kalimat ini diulang-ulang sebanyak 31x oleh Allahu Subhanahu Wa Ta'ala. Apa gerangan makna kalimat tsb ?
Setelah Allah uraikan bbrp nikmat yg telah dianugerahkan ke kita, lalu Allah bertanya :

"Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang 'Kamu Dustakan'?"

🌿Menarik utk diperhatikan bhw Allah menggunakan kata "DUSTA", bukan kata "INGKAR".
Hal ini menunjukkan bahwa Nikmat yang Allah berikan kpd manusia itu tidak bisa diingkari keberadaannya.
Yang sering dilakukan manusia adalah 'MenDustakan' nya.
Dusta berarti 'Menyembunyikan Kebenaran'.
Manusia sebenarnya tahu bahwa mereka telah 'Diberi Nikmat' oleh Allah, tapi mereka 'Menyembunyikan Kebenaran itu, sehingga mereka

MENDUSTAKANNYA!

✳Bukankah kalau kita mendapat rezeki banyak, kita katakan bahwa itu karena hasil dari 'Kerja Keras' kita???
✳Kalau kita berhasil meraih gelar Sarjana, itu karena 'Otak Kita' yang cerdas???
✳Kalau kita sehat, jarang sakit, itu karena kita 'Pandai Menjaga' Pola Makan & Rajin ber-Olah Raga, dsb.
Semua nikmat yang kita peroleh seakan-akan hanya karena usaha kita.
Tanpa sadar kita telah

Melupakan Peranan Allah,

» kita sepelekan kehadiran Allah pada semua keberhasilan kita,
» kita Dustakan bahwa sesungguhnya nikmat itu semuanya datang dari Allah.

"Maka Nikmat Tuhan-mu yang manakah yang Kamu Dustakan?"

Kita telah bergelimang kenikmatan :
» Harta,
» Jabatan,
» Pasangan Hidup,
» Anak2 yang telah kita miliki.

Ingatlah....
Semua Nikmat itu
akan Ditanya pada
Hari Kiamat Kelak.

"Sungguh kamu pasti akan ditanya pada hari itu akan 'Nikmat' yang kamu peroleh saat ini"
(QS At-Takatsur : 8)
Sudah siapkah kita menjawab & Mempertanggung Jawabkannya ?
"Dan jika kamu menghitung Nikmat2 Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya.
(QS An-Nahl : 18)

Tidak patutkah kita bersyukur kepada-NYA?
» Ucapkan Alhamdulillah,
» Berhentilah mengeluh,
» dan Jalani Hidup ini dengan ikhlas sebagai bagian dari
'Rasa Syukur' kita.

Subhanallah
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari - hari.
Aamiin

Bertemu kembali dengan Ramadhan